Materi Ospek Untuk Mahasiswa Baru

Materi Ospek Untuk Mahasiswa Baru Diulas oleh BdBlackHat pada . tulisan berikut membahas tentang Materi Ospek Untuk Mahasiswa Baru

Setelah kita lulus SMA itu bukanlah akhir dari semua karier kita selama menempuh ilmu di sekolah. Tapi itu semua adalah awal kita untuk hidup secara mandiri dan tidak tergantung dari orang tua. Oleh karena artikel ini akan membahas tentang ospek, pasti para pembaca sudah tahu apa yang dinamakan ospek. Ya, benar sekali, ospek adalah sebagian [...]

Rating: 5

Setelah kita lulus SMA itu bukanlah akhir dari semua karier kita selama menempuh ilmu di sekolah. Tapi itu semua adalah awal kita untuk hidup secara mandiri dan tidak tergantung dari orang tua. Oleh karena artikel ini akan membahas tentang ospek, pasti para pembaca sudah tahu apa yang dinamakan ospek. Ya, benar sekali, ospek adalah sebagian dari kegiatan bagi orang yang baru masuk ke lembaga pendidikan, dari mulai SMP, SMA, sampai ke perguruan tinggi pasti akan mengadakan ospek. Ospek ini adalah kegiatan masa orientasi/perkenalan siswa kepada lingkungan sekolah/universitas tentang aturan dan tata letak ruangan di lembaga tersebut.

Kali ini kita akan membahas tentang OSPEK MAHASISWA yang diadakan setiap tahun oleh setiap perguruan tinggi, baik swasta ataupun negeri di seluruh Indonesia. Mungkin bagi para pembaca pernah merasakan ospek, entah ketika masuk SMP atau SMA/SMK. Ospek identik dengan kaka senior yang galak-galak, tujuan dari itu bukan untuk menakuti-nakuti kita, tapi untuk melatih kedisiplinan dan patuh pada aturan yang berlaku di lembaga pendidikan tersebut. Tapi Materi OSPEK MAHASISWA bisa lebih unik lagi, dari mulai pakaian, rambut, sampai nama samaran akan teringat oleh anda sampai nanti lulus dan jadi sarjana. Ospek sudah rutin dilakukan selama 10 tahun terakhir ini, kegiatan tersebut sudah mendapat ijin dari pemerintah juga orang tua siswa dan menjadikan ospek sebagai kegiatan wajib setiap tahunnya.

Di universitas swasta, ospek lebih identik dengan rambut yang dipangkas habis hingga berukuran 2 cm saja. Bagi salah satu universitas swasta di Bandung, kegiatan mencukur rambut dalam kegiatan ospek sudah menjadi hal yang wajib bagi mahasiswa yang baru masuk, karena jika tidak di ikuti, maka ganjarannya nilai akhir atau IPK nya akan di kurangi satu poin. Itu semua dilakukan karena agar setiap mahasiswanya menghargai dan mematuhi secara masal aturan yang sudah dibuat oleh lembaga pendidikan tersebut. Mungkin para pembaca sudah pernah mendengar OSPEK MAHASISWA yang mengandung kekerasan fisik maupun batin. Ini merupakan ulah dari oknum tertentu yang menyalahgunakan amanat yang diberikan oleh pihak lembaga pendidikan (universitas) sebagai ajang pamer senioritas yang berlebih, sehingga adanya kekerasan yang seharusnya tidak perlu di lakukan oleh kakak senior. Yang seharusnya mereka lakukan adalah, merangkul serta mengajarkan tentang tata cara dan peraturan yang berlaku di wilayah tersebut. Ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah, jangan sampai OSPEK MAHASISWA mengandung unsur kekerasan hingga menyebabkan kematian bagi peserta ospek. Karena jika fenomena ini terus berlanjut tanpa adanya pembenahan secara meyeluruh, kegiatan ospek ini akan menjadi suatu yang tidak perlu dilakukan dan pendidikan di Indonesia bertambah buruk dan tidak menghasilkan lulusan-lulusan yang bermutu.

banner ad

Comments are closed.